Kisah yang menyayat hati ini datang dari seorang anak balita bernama Arumi Aghnia Azkayra, yang saat ini berusia 2 tahun 4 bulan, berasal dari Kecamatan Bolo, sebuah daerah yang berada dalam lingkup Kabupaten Bima di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia. Arumi adalah putri dari pasangan suami istri, Andika dan Marlina, yang harus menghadapi kenyataan pahit di usianya yang masih sangat belia. Sebelumnya, Arumi menjadi korban dari dugaan malapraktik medis yang menyebabkan ia kehilangan tangan kanannya. Tragisnya, tangan kecil Arumi harus diamputasi, sebuah keputusan yang tentunya sangat berat bagi keluarganya.
Meskipun perkara ini sempat dibawa ke ranah hukum untuk mencari keadilan atas apa yang menimpa Arumi, namun akhirnya berlangsung proses mediasi yang mengarah kepada sebuah akta perdamaian. Perdamaian ini dicapai antara pihak keluarga Arumi dengan tim dokter serta tenaga medis yang terlibat dalam penanganan medis di wilayah Bima. #BeritaTerkini
Setahun berlalu sejak insiden yang mengejutkan ini, kabar mengenai kondisi Arumi kembali mencuat ke permukaan dan menjadi sorotan. Kini, Arumi sering kali menanyakan tentang keberadaan tangan kanannya yang telah tiada, pertanyaan yang mencerminkan rasa penasaran dan kesadarannya yang semakin bertumbuh akan kondisinya yang berbeda. Hal ini tentunya menambah beban emosional baik bagi Arumi sendiri maupun keluarganya, yang harus terus memberikan dukungan dan penjelasan kepada putri kecil mereka.
Sumber Video: Edison Doloksaribu
Kisah pilu datang dari Arumi Aghnia Azkayra korban dugaan malapraktik

0 Komentar